Ini kumpulan puisi yang memenangi anugerah pustaka terbaik bidang puisi dari Perpusnas RI 2019. Buku ini berisi 73 puisi yang seluruhnya ditulis di Eropa (Belanda, Jerman, Prancis, Belgia). Penulisnya melakukan residensi selama dua bulan tinggal di Leiden untuk riset novel tentang Raden Saleh.
jika kau terpaksa berpisah dengan aku atau kau menanggalkan janji dan meninggalkan aku, mungkin dengan seorang lain kau menikah kemudian ke sebuah kota jauh kau pindah mengikuti suami kau yang bekerja di sana
Waktu tidak pernah bisa menyembuhkan luka. Hanya luka baru yang mampu menutup luka lama. Jadi, maukah kau melukaiku sekali lagi tetapi tidak sepedih sebelumnya
Air matamu mengerak di penggorengan tak berminyak. Suaramu mengepul mengiris malam. Tubuhmu berdetak berkeringat direguk ditumbuk. “Wait a minute, Mister. Without sugar, ya. Ini arabika harum sekali. Seperti negeri yang Tuan singgahi.” Cangkir kayumu membungkuk deritamu diseduh dikeruk. Kau masih kental pekat rasa gula tak kauingat. Kau sembunyi di seribu bukit, lars mesiu tubuhmu sakit. …