Orang Maiyah adalah orang yang membaca dirinya berulang-ulang, ribuan kali. Di dalam Maiyah tak ada guru dan murid. Semua orang adalah murid, sang penghendak ilmu. Hidup orang Maiyah tidak tergantung kekayaan dan atau kemiskinan, tetapi tergantung pada proses pembelajaran menggunakan akal dan nuraninya untuk menyutradarai hidup menuju yang pantas dituju. *** Orang Maiyah menunjukkan kepada kita…
Di manakah letak kita, para rakyat kecil yang tak berdaya ini? Di koran, di televisi, mereka semua berbicara dengan gagah dan patriotik. Namun, fokus pembicaraan mereka kebanyakan tentang tema-tema “pembagian kekuasaan” atau “perebutan kekuasaan”. Hampir tak ada yang kita rasakan hatinya mencintai kita, yang memfokuskan perhatiannya pada apakah kita akan kelaparan atau tidak. *** Mei…
Salah satu bakat paling besar dalam diri manusia memang menjadi binatang: makhluk tingkat ketiga sesudah benda dan tetumbuhan. Binatang plus akal adalah kita. Binatang plus akal plus tataran-tataran lain dari spiritualisme adalah kesempurnaan yang seyogyanya diperjuangkan oleh manusia. Akan tetapi, binatang nampaknya lebih beruntung dibanding manusia. Dunia dan nilai mereka sudah niscaya dar…
Allah tetap memancarkan cahaya matahari tanpa memperhitungkan berbagai pengkhianatan manusia terhadap-Nya. Allah ”berpuasa” menahan diri dari murka-Nya terhadap manusia. Puasa adalah ”milik khusus” di haribaan-Nya. Sampai- sampai Ia mengorbankan diri-Nya seakan-akan Ia butuh sesuatu dari ibadah puasa manusia, padahal puasa merupakan proses dasar pembebasan dan penyelamatan manus…
Di negeri kami ini, umatmu berjumlah terbanyak dari penduduknya. Di negeri ini, kami punya Muhammadiyah, punya NU, Persis, punya ulama-ulama dan MUI, ICMI, punya bank, punya HMI, PMII, IMM, Anshor, Pemuda Muhammadiyah, IPM, PII, pesantren-pesantren, sekolah-sekolah, kelompok-kelompok studi Islam intensif, yayasan-yayasan, mubalig-mubalig, budayawan, seniman, cendekiawan, dan apa saja. Yang t…
Tahukah kamu kalau menunda dan bermalas-malasan itu terjadi karena adanya masalah emosi dalam dirimu? Mulai dari mana dan bagaimana cara memperbaiki kemalasan? Dalam buku ini, Anda akan menemukan penjelasan menarik untuk mengenali emosi Anda dan bagaimana menghadapinya. Jika masalah emosi sudah tertangani, sangat mungkin Anda akan bisa menyingkirkan rasa malas dan suka menunda.